Mutu pelayanan kegawatdaruratan kesehatan pra rumah sakit, melalui pelayanan ambulans dibicarakan antara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr. H. Wibowo B Sukijat, MPH dengan Kepala yayasan AGD118 Profesor DR.Dr. Arjono D. Pusponegoro, SpBD (K). Hadir pada pembicaraan ini Kasubdinkes Gadar Bencana dr. Kusdijanto dan Kasi SIaga Kesehatan Danang Susanto, SSos, MM. Disepakati adanya Diklat bagi perawat AGD DKI Jakarta, pengaturan tempat tugas atas dasar Kotamadya dan Kabupaten, kerjasama dengan Ambulans Puskesmas Kecamatan dan pengawasan oleh Sukudines Pelayanan Kesehatan Kotamadya/ Kabupaten.
Pada saat sekarang dirasakan kurangnya mutu petugas pelayanan kegawatdaruratan AGD DKI Jakarta.
dan sebagai pemantau mutu Yayasan AGD118 diharapkan dapat melatih awak AGD dan juga mengawasi pelayanan melalui jalur masyarakat.
AGsk
DIREKTUR PERTAMA
AMBULANS GAWAT DARURAT DINAS KESEHATAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA (AGD DKP DKI JAKARTA)
Pertanyaan yang muncul membaca judul diatas, bila ada direktur pertama tentu ada yang kedua dan selanjutnya. Yaaah pengertian yang benar adalah inilah direktur AGD DKP DKI Jakarta yang diangkat pertama kali pada tanggal 24 Mei 2007, jam 13.15 dalam keadaan istimewa pada Organisasi Baru menurut SK Gubernur 40/ 2007, yaitu Unit Pelaksana Teknis yang telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (UPT-BLUD). Apa itu UPT-BLUD??, kita bahas nanti. Berbeda dengan UPT lainnya yang berada di bawah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, benar lhoo dengan yang lainnya, ini UPT adalah paling sakti, seperti Raden Ontoseno, saudara tiri nya Ontorejo dan Gatotkaca, putra Werkudara Brotoseno dengan Woro Urang Ayu, (cari deh di Google) begitu lahir langsung (masih merah yaaa) ditugaskan membasmi ke-angkara murka-an, yaah ketidak wajaran pekerjaan. Mengaku berhak dan menggunakan Surat Instruksi Kadis dengan kemauan sendiri, merampas dan menyerobot asset yang dikembalikan dengan administrasi dari Yayasan AGD118, oleh kelompok PP AGD118 (terpaksa disebut juga AGD118 nya, abiiisss ngaku dan pengambilan nama yang sudah di patentkan). Berat kelihatannya, karena sebagian atau mungkin seluruhnya akan menjadi pegawai kontrak atau tetap dengan pola yang ada di kepalanya (menuruti kemauan sendiri/ atau kelompok buruh tertentu)….namun demikian di pundak drg. Mirza A. MA.HMPP,
Presiden Ikatan Dokter Gigi Asia, yang masih merangkap sebagai Kepala Puskesmas Tanah Abang, Atas perintah Gubernur DKI Jakarta Bang Yos melalui Sekda dr. Ritola Tasmaya, MPH menaruh harapan dan kepercayaan. Doa dipanjatkan, pesan-pesan telah disampaian, dukungan siap dialirkan, semoga sukses dan berhasil. Hadir pada pelantikan tersebut para Asisten, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Dinas Kesehatan dan juga Kepala Biro Adkesmas dan lainnya seperti pada jalinan foto dibawah ini :
kalo ini tampak muka
Salam dan Sukses,
Janji Kadis, amankan dan jalankan. Dukungan dari Dinas Kesehatan seluruh jajaran.
Pesan saya siihhh tetap lembut, pendekatan manusiawi (HA) karena jangka panjang tercatat dalam lembar sejarah.
Kang Maman, panggilan akrabnya.

Semua kendaraan ambulans pernah diobatinya. Nggak ketinggalan roda dua. Ya kang Maman penjaga Bengkel kita…, puluhan tahun pengabdian sudah disampaikan. Kita dorong status kepegawaiannya di UPT BLUD, semoga tidak ada ganjalan. Dukungan moril dan administrasi dari kita dan permohonan ke Dinas Kesehatan untuk diperlancar prosesnya. Semoga SK UPT BLUD yang sekarang ada di Biro Hukum secepatnya selesai… sebagai niat baik dan kerja keras rekan-rekan di Pemda dan proses yang berjalan satu tahun ini.
Memang bersikap itu berkorban. Upaya menyadarkan teman yang keblinger butuh waktu. jika terpaksa gunting kuku atau amputasi jari ganggren. Semoga dengan terbentuknya UPT yang dipercepat menjadi UPT BLUD, Pemda DKI lebih mudah menangani pelayanan kegawat daruratan sehari-hari dan bencana tampa terpaksa mengorbankan kualitas dan integritas.

Sang Macan,
ini wajahku
, 
Usia boleh lewat, semangat yang menurunkan diri dari gunung. Kisruh yang disebabkan mbalelo dan psikopath beberapa eks karyawan merasuk diri Suyoto. Siap menjaga nama baik Yayasan AGD118 dari pengguna gelap dan ilegal nama AGD118
YAYASAN AMBULANS GAWAT DARURAT 118, JALAN BOULEVARD BARAT BLOK I/ NO. 05, KOMPLEKS BISNIS CEMPAKA MAS, JAKARTA PUSAT 10004
WEBSITE : www.epen118.blogsome.com
Email : epen118@yahoo.com
Terhitung mulai 3 Januari 2007 dengan berakhirnya MOU pinjam pakai aset pemda antara Yayasan AGD 118 dan Pemda DKI Jakarta, maka asset Pemda di jalan Sunter Podomoro no. 1, Jakarta Utara berupa gedung, ambulans roda 4, ambulans roda 2, peralatan radiokomunikasi dan lain-lain (sesuai daftar) dikembalikan kepada Pemda. Manajemen yayasan AGD118 mulai berbenah mencari lokasi definitive sebagai pusat kegiatannya. Ketua Yayasan AGD118 bersama pengurus dan beberapa karyawan YAGD118 berselancar ke seluruh wilayah DKI Jakarta mencari lokasi labuh. Dimulai dari wilayah Jakarta Utara, Barat, Selatan dan Timur, akhirnya pada April 2007 ditetapkan pilihan satu tempat strategis yang mudah dicapai dari seluruh penjuru DKI Jakarta, sebagai tempat labuh manajemen. Yaa … tempat kepala naga baru di Jakarta Pusat, di ujung timur jalan Letjen Suprapto, di kompleks bisnis Cempaka Mas, Jakarta Pusat, 10004 tepatnya di jalan utama yaitu jalan Boulevard Barat blok I nomor 05 , diapit oleh tempat dokumentasi toko kamera dan tempat wisata/ ibadah, ini fotonya :
Sambil berbenah diri agar tidak terputus komunikasi maka sebagai sarana berinformasi dan berkomunikasi di teknologi informasi dibuat website di lokasi blogsome.com: emergency phycisian dan emergency nurse 118 atau epen118 dengan nama www.epen118.blogsome.com dan email di : epen118@yahoo.com .
Besar harapan dan doa agar di lokasi baru ini, jangkauan pelayanan pendidikan dan pelatihan kegawat daruratan dan bencana di Indonesia agar bermutu sesuai standar internasional dapat dikembangkan.
Kami disini
:
Di kompleks bisnis ternama di ujung jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Kompleks Cempaka Mas, Blok I nomor 5 